TpOlTpAoBUMoTUOlGpC0GUd7GA==
Breaking
News

BARONG Grup Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Konsultasi dengan KBRI Kuala Lumpur

Ukuran huruf
Print 0
Ilustrasi: Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup). Perusahaan tersebut melakukan konsultasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur
GKSBASRA.COM, KUALA LUMPURUpaya ekspansi industri rokok nasional ke pasar regional terus dilakukan oleh Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup). Perusahaan tersebut melakukan konsultasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur guna membahas rencana akuisisi pabrik rokok di Malaysia.


Langkah tersebut menjadi bagian dari penjajakan awal BARONG Grup dalam memperluas jaringan usaha di luar negeri. Konsultasi dilakukan untuk memperoleh informasi terkait regulasi investasi, peluang bisnis, serta prosedur hukum yang berlaku di Malaysia.

Pendiri BARONG Grup, Khalilur R. Abdullah Sahlawiy yang akrab disapa Gus Lilur, mengatakan bahwa rencana tersebut muncul setelah adanya informasi bahwa pemerintah Malaysia tidak lagi menerbitkan izin baru untuk pendirian pabrik rokok.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat perusahaan yang ingin memproduksi rokok di negara tersebut harus mencari alternatif lain, salah satunya melalui pengambilalihan perusahaan yang telah memiliki izin dan fasilitas produksi.

“Karena adanya kabar bahwa izin baru untuk pendirian pabrik rokok tidak lagi diterbitkan di Malaysia, maka akuisisi terhadap pabrik rokok yang sudah beroperasi menjadi salah satu opsi yang kami pelajari,” ujar Gus Lilur saat berada di Kuala Lumpur.

Untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai rencana tersebut, BARONG Grup kemudian melakukan pertemuan dengan jajaran KBRI Kuala Lumpur. Pertemuan tersebut juga menjadi sarana konsultasi bagi perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha lintas negara.
Delegasi perusahaan diterima oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia
Delegasi perusahaan diterima oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Danang Waskito. Dalam kesempatan tersebut, berbagai hal terkait iklim investasi serta peluang kerja sama ekonomi di Malaysia turut dibahas.

Turut hadir dalam pertemuan itu Sekretaris Kedutaan Maria Kusumanegari, pejabat Penerangan Sosial Budaya Cantika, serta Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Azizah Rahmaniar Salam.

Diskusi berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan pembahasan yang mencakup peluang investasi hingga mekanisme akuisisi perusahaan di Malaysia. Informasi tersebut dinilai penting bagi BARONG Grup dalam mempersiapkan langkah bisnis selanjutnya.

Sebagai tindak lanjut dari konsultasi tersebut, Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur turut membantu menghubungkan pihak perusahaan dengan pengacara di Malaysia yang dapat memberikan pendampingan hukum terkait proses akuisisi.

Pertemuan lanjutan dengan pengacara tersebut direncanakan berlangsung di kawasan Bukit Bintang. Setelah agenda tersebut selesai, rombongan BARONG Grup dijadwalkan melanjutkan perjalanan bisnis ke Manila, Filipina.

Gus Lilur menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh KBRI Kuala Lumpur dalam proses konsultasi tersebut. Ia menilai keberadaan perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri sangat membantu para pelaku usaha nasional yang ingin mengembangkan bisnis di tingkat internasional.

“Kami sangat menghargai sambutan dan arahan yang diberikan KBRI Kuala Lumpur. Kehadiran kedutaan menjadi tempat penting bagi warga negara Indonesia untuk memperoleh bimbingan, khususnya dalam menjalankan kegiatan usaha di luar negeri,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia beserta seluruh jajaran KBRI Kuala Lumpur yang telah memberikan dukungan selama proses penjajakan tersebut.

Melalui langkah awal ini, BARONG Grup berharap rencana investasi di Malaysia dapat berjalan lancar serta membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas, sekaligus memperkuat eksistensi pelaku usaha Indonesia di pasar regional.
BARONG Grup Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Konsultasi dengan KBRI Kuala Lumpur
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin